Selain menjadi sumber protein dan kalsium yang penting bagi tubuh, padatan susu juga termasuk salah satu jenis zat aditif yang umum digunakan dalam industri makanan dan minuman. Dalam proses pengolahan, beberapa jenis padatan susu seperti kaseinat, whey protein konsetrat, dan kasein hidrolisat seringkali ditambahkan ke produk makanan untuk memberikan rasa, tekstur, dan meningkatkan daya
Diterbitkan oleh : Direktorat Standardisasi Produk Pangan, Deputi Bidang, Pengawasan Pangan Dan Bahan Berbahaya, Badan Pengawas Obat Dan Makanan, Republik Indonesia, JL. Precetakan Negara No.23, Jakarta Pusat - 10560, Telepon ( 62-21)42875584, Faksimile (62-21)42875780. E-Mail : standarpangan@pom.go.id. B T an.
1. Penggunaan Aditif Kimia. Untuk memperoleh rasa dan tekstur yang baik pada produk makanan dan minuman yang mengandung padatan susu, produsen sering menambahkan aditif kimia pada produk tersebut. Aditif kimia yang sering digunakan antara lain seperti pengemulsi, pengental, dan pewarna makanan.
Pemutih merupakan bahan zat aditif yang digunakan untuk memutihkan bahan yang dicampurinya. Pemutih pada proses pembuatan tepung berguna untuk mempercepat proses pemutihan dan pemanggangan tepung sehingga dapat meningkatkan kualitas tepung. Contoh zat aditif pemutih: asam askorbat, aseton peroksida, dan kalium bromat.
.
dekstrosa monohidrat termasuk zat aditif apa